Jangan Mengikuti 10 Pengintai

Juga mereka menyampaikan kepada orang Israel kabar busuk tentang negeri yang diintai mereka, dengan berkata: “Negeri yang telah kami lalui untuk diintai adalah suatu negeri yang memakan penduduknya, dan semua orang yang kami lihat di sana adalah orang-orang yang tinggi-tinggi perawakannya. Juga kami lihat di sana orang-orang raksasa, orang Enak yang berasal dari orang-orang raksasa, dan kami lihat diri kami seperti belalang, dan demikian juga mereka terhadap kami.” (Bilangan 13:32-33)

Firman Tuhan jelas mengatakan bahwa ke 10 pengintai itu adalah kepala-kepala dan pemimpin-pemimpin (Bilangan 13:2-3). Oleh karena itu tidaklah mengherankan saat mereka mengatakan kita tidak bisa maju dan merebut Tanah Perjanjian, seluruh umat langsung bersungut-sungut kepada Tuhan dan memberontak kepada Tuhan (Bilangan 14:2, 9).

Bahkan perkataan 10 pengintai itulah yang membuat hati bangsa Israel tawar dan pahit (Ulangan 1:28). Ngeri benar sebuah perkataan, apalagi perkataan kita sebagai seorang pemimpin.

Saya percaya perkataan inilah yang membuat 10 pengintai tidak bisa masuk ke dalam Tanah Perjanjian. Mereka tidak layak untuk menikmati Tanah berlimpah susu dan madu karena dosa lidah. Ini merupakan gosip terbesar yang pernah ada.

Hendaklah setiap kita menjaga lidah kita (Yakobus 2:2-5). Karena lidah adalah api, sekalipun ia kecil akan sanggup membakar apapun. Rasul Yakobus mengatakan dengan jelas bahwa semua jenis binatang bisa dikendalikan, namun tidaklah demikian dengan lidah kita (Yakobus 3:7-8). Bahkan dia memberikan nasehat kepada kita tidak boleh demikian, dari satu lidah yang sama memuji Tuhan dan mengutuk manusia ciptaan Tuhan. Tidaklah boleh demikian (Yakobus 3:9-12)

Bagaimana Menjaga Lidah Setiap Kita?

Membereskan hati kita supaya benar dan kudus

Akar dari dosa lidah adalah hati yang kotor (bisa pahit, bisa tawar, bisa kesombongan, bisa kecewa – baca Matius 9:4, 15:19)

Tetaplah menyembah Bapa yang kekal

Cara untuk menghancurkan dosa karena lidah adalah menyembah kepada Bapa yang kekal. Penyembahan kepada Allahlah yang akan memaksa lidah kita hanya untuk mengucapkan perkataan yang benar.

Tidak bersekutu dengan orang yang bocor mulut

Jauhi pergaulan yang buruk kata Rasul Paulus. Jauhi orang yang selalu menjadi pembawa kabar busuk. Salah satu pergaulan yang buruk adalah bersekutu dengan para pencemooh dan pembawa kabar busuk. Oleh karena itu pemazmur mengatakan jangan duduk dengan para pencemooh atau gossipers (Mazmur 1:1).

Refrp-wjgkkd/280107-p02

Foto: blogspot.com

Mari saling berbagi berkat :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •