Perkataan yang Salah

Ada masanya dimana kita bisa mendatangkan berkat dan disaat yang lain akan mendatangkan kutuk dalam kehidupan orang percaya. Harun dan Miryam mengalami bagaimana akibat dari perkataan yang mendatangkan kutuk dalam hidup mereka.

Bilangan 12:1-16

Ada beberapa hal yang dapat kita renungkan dari ayat diatas

1. Perkataan yang mendatangkan kutuk

Suatu kali seorang hamba Tuhan dalam keadaan capek dan emosi berkata-kata kepada orangtuanya untuk tidak ikut campur dalam urusannya. Awalnya, hal tersebut seperti suatu yang sepele tetapi ternyata bagi Tuhan tidak demikian.

Tidak beberapa lama kemudian, hamba Tuhan yang sama mengalamai kecelakaan dan Tuhan mengingatkan bahwa hal itu terjadi akibat perkataan yang diucapkannya kepada orang tuanya. Dalam perikop ini, Harun dan Miryam dihukum Allah berkenaan dengan ucapan mereka terhadap Musa, orang pilihan Tuhan.

2. Mendoakan dan memberi nasehat

Setiap orang pasti akan melihat kelemahan figur otoritas yang Tuhan tentukan seperti orang tua, pemimpin, penatua atau otoritas yang lainnya. Daripada berkata-kata kemudian kena hukuman Tuhan, lebih baik kita mengambil sikap yang benar dengan membawanya ke hadapan Tuhan dalam doa dan jika memungkinkan kita bisa memberi sedikit saran dan nasihat kepada yang bersangkutan.

Otoritas berkaitan erat dengan Tuhan sebagai pihak yang memberikan otoritas. Dia yang paling mengerti bagaimana berurusan dengan otoritas yang telah ditentukanNya.

Berhati-hatilah dalam berkata-kata terutama jika dalam kondisi fisik dan emosi sedang capek supaya iblis jangan mendapat keuntungan dari kelemahaman kita. Perkataan yang salah dapat mendatangkan masalah besar dalam hidup kita.

Refrp-wjgkkd/181208-p07

Foto: kxcdn.com

Mari saling berbagi berkat :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •